Tana Paser, Gerbangkaltim.com – Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STIE Widya Praja Dina Novita mengajak generasi muda untuk menanamkan rasa empati dalam bergaul, cakap dalam bertutur dan santun dalam bersikap.

Sebagai mahasiswa, sikap gaul perlu dimiliki tetapi perilaku dalam bergaul tetap harus dijaga. “Gaul ok, bullying no. Makanya kami menggelar seminar anti bullying, mengundang adik-adik SMA agar perilaku bullying jangan sampai terjadi di lingkungan kita,” kata Dina di Tanah Grogot, Minggu (5/5).

Sebelumnya pada Sabtu (4/5), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Paser melalui Komisariat STIE Widya Praja, menggelar seminar anti Bullying, dengan menghadirkan dua narasumber dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kabupaten Paser.

Seminar tersebut  mengusung tema ‘Stop Bullying, Stand Up, Stand Strong dan Stand Together’.

Sebagai mahasiswi yang tergabung  dalam HMI, organisasi yang bernafaskan islam dalam spirit pergerakannya, Dina menilai perilaku bullying juga bertentangan dengan ajaran Islam.

“Dalam Al-Qur’an Surah Al-Hujurat Ayat 11 telah menggambarkan betapa tidak baik perilaku mengejek yan lebih di kenal dengan sebutan bulliying pada saat ini,” terang Dina.

“Bahkan dengan tegas pelakunya diperintahkan untuk segera bertobat agar tidak termasuk orang-orang yang zalim,” tambahnya.

Dina melanjutkan, seminar yang dilakukan juga bertujuan untuk merubah sikap generasi muda yang lebih empati terhadap sesama.

“Sikap saling menyayangi dan santun berperilaku menjadi solusi tepat dalam mencegah terjadinya perilaku bullying yang merugikan diri sendiri dan orang lain,” pungkas Dina. (Jya)