BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com,– Memasuki hari terakhir atau hari ketiga, DPRD Balikpapan kembali menggelar FGD pemaparan hasil penyusunan kajian akademik tentang Pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi Pemerintah Daerah, Hotel Novotel,  Jumat siang (18/5/2019).

FGD ini membahas tentang rencana DPRD mengeluarkan perda tentang kompetensi Aparatur Sipil Negara yang dibuktikan dengan sertifikasi profesi.

” Kita memiliki Badan sertifikasi Nasional. Apakah daerah dimungkinkan untuk dibentuk untuk dilingkungan ASN Balikpapan,” kata Peneliti Research Center for Conflict and Policy (RCCP)Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Dr. Wilopo membuka awal FGD dengan moderator Ali Munsyir Halim anggota Komisi I DPRD Balikpapan.

Wilopo menilai dari aturan Permendagri 11 tahun 2008 tentang sistem pengembangan ASN berbasis kompetensi di lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemda.

” Dalam aturan ini tidak ada ruang pemda Balikpapan bentuk LSP balikpapan. Kewenangan itu ada di provinsi tapi hikmahnya Balikpapan bisa terus melakukan pengukuran dan upgrade kinerja ASN Balikpapan dalam rangka peningkatan pelayanan di masyarakat. Ya bentar semacam standar kompetensi ASN Balikpapan, ” jelasnya.

Wilopo menyebutkan konsep dasar pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi yakni kelembagaan, SDM, profesi dan kompetensi.

“ASN kemampuan teknis managerial dan sosial kultur terkait situasi lingkungan pekerjaan,” ujarnya.

Wilopo juga mengungkapkan bahwa kinerja pemerintah berkontribusi pada kebahagiaan masyarakat. ” Belum linked terhadap perubahan sosial masyarakat. Ini harus saya ungkapkan,” katanya.

Wilopo yang juga konsultan Bappenes ini menyebutkan masyarakat yang memiliki indeks kebahagiaan tinggi ada di Maluku Utara. Padahal jika dilihat dari sisi prestasi pemerintah tidak demikian.

” Poin pembangunan yakni bahagianya masyarakat didaerah itu. Kota Bandung yang banyak capai prestasi dengan award dia nempati urutan keempat dari bawah daerah yang masyarakat bahagia, ” tuturnya.

Dalam FGD ini, Wilopo banyak mengupas soal kondisi umum ASN kota Balikpapan.

FGD ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Sabaruddin Panrecallle, Plt Asisten II DPRD Balikpapan Fachruddin Harami,  anggota DPRD Komisi I,  perwakilan FKPD Balikpapan,  OPD Balikpapan,  perwakilan perusahaan, organisasi masyarakat,  akademisi,  Lurah dan Camat. (mh/gk)