BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com,– Menyusul retaknya dinding dan bocornya di bagian atap Puskesmas Telagasari yang baru dibangun 5 bulan lalu, DPRD Kota Balikpapan meminta Inspektorat melakukan audit terhadap pembangunan Puskesmas Telagasari.

“Harus dilakukan audit secara menyeluruh, karena baru rampung, tapi kondisinya sudah seperti itu. Inspektorat harus turun tangan untuk melakukan audit,” ujar Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Thohari Azis

Thohari meminta Ispektorat memanggil Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) maupun kontraktor karena dianggap bertanggungjawab. PPTK dan pihak kontraktor harus dimintai penjelasan untuk mengetahui penyebab retaknya dinding dan bocornya atap puskesmas.

“Inspektorat harus panggil PPTK nya dan  kontraktornya untuk mengetahui penyebabnya. Karena baru saja selesai pembangunannya,” jelasnya .

 “Dari awal kita sudah minta berhati-hati untuk menentukan pemenang proyek, itu sudah kita ingatkan Unit Layanan Pengadaan (ULP),” katanya.

Politisi PDIP itu pun mengaku kecewa dengan kondisi puskesmas tersebut. Pasalnya, angggran dana alokasi khusus (DAK) yang digunakan proyek ityu cukup besar mencapi Rp 2,4 miliar. Namun belum sampai setahun atap sudah bocor dan dinding sudah retak.

“Kalau lihat kulitas bangunannya tentu saya kecewa, karena sudah seperti itu, tidak sesuai harapan kita. Padahal anggaran yang digunakan cukup besar,” ujarnya.

Kondisi tersebut, tentu menjadi perhatian para wakil rakyat Balikpapan tersebut sebagai bentuk pengawasan.  DPRD Kota Balikpapan khususnya Komisi IV kemungkinan akan kembali melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke puskesmas tersebut.

“Kita lagi koordinasikan dengan Komisi IV kapan waktunya, karena memang ini menjadi bagian dari fungsi dewan sebagai pengawasan,” ujarnya. (mh/gk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Wagub Kaltim Apresiasi Peran Karantina Pertanian Balikpapan

BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com – Kementerian Pertanian melalui Balai Karantina Pertan…