Balikpapan - Ekonomi - June 14, 2019

Tidak Hanya di Bandara SAMS Sepinggan, Penumpang Bandara Lain juga Turun

Judul : Tidak Hanya di Bandara SAMS Sepinggan, Bandara Lain yang Alami Penurunan Penumpang.

BALIKPAPAN – Penurunan jumlah pengunjung bukan hanya terjadi Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan. Menurut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tidak bertepatannya libur lebaran dengan libur sekolah turut menjadi penyebab utama penurunan ini. 
Kepada awak media, Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Polana Bangunsih Pramesti mengatakan, hampir semua bandara di Indonesia juga mengalami penurunan.

“Paling turun itu ada di Solo (Bandara Adi Soemarmo) dan Semarang (Bandara Jenderal Ahmad Yani). Dari hasil analisis saya, karena di sana banyak gunakan jalur darat karena dekat,” katanya saat mengunjungi Bandara SAMS Sepinggan.

Namun begitu, kata dia, tidak semua bandara di Tanah Air mengalami penurunan. Ada juga bandara yang mengalami peningkatan pengunjung pada libur lebaran 2019. 
“Seperti di Sorong (Bandara Domine Eduard Osok) naik 20 persen, Bali (Bandara Ngurah Rai) juga bagus,” bebernya. 

Polana pun menjelaskan penyebab utama terjadinya penurunan di beberapa bandara. Penurunan jumlah penumpang, dia menyebutka, karena libur lebaran tahun ini tidak bertepatan dengan liburan sekolah. 

“Kalau analisa saya pribadi, kemungkinan karena tidak berbarengan dengan libur sekolah, jadi perjalanan terbagi dua. Berbeda dengan libur lebaran tahun lalu, di mana libur lebaran juga ada libur anak sekolah,” tegasnya.

Saat ditanya awak media apakah ada pengaruh dari mahalnya harga tiket pesawat saat ini, Polana membantah itu. Sebab, Kemnhub masih mengjaji jika mahalnya harga tiket mempengaruhi penurunan pengunjung bandara.

“Apakah tiket pesawat berpengaruh, kami masih mengakaji itu, karena tarif batas atas juga sudah diturunkan,” jelasnya.

Dalam kesempatan mengunjungi Bandara SAMS ini, Polana juga menyempatkan melihat langsung Airport Operation Control Center (AOCC) di bandara tersebut. 
AOCC diketahui merupakan pengoperasian Bandara SAMS di dalam satu tempat. Semua aktifitas di bandara tersebut dapat dilihat dan kontrol di AOCC. “Ini baru di Indonesia, baru ada di sini,” ungkapnya.

Sementara itu, ditambahakan GM Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Farid Indra Nugraha, mengatakan, jumlah pengunjung di Bandara SAMS terbagi ke bandara APT Pranoto. Sebanyak 21,61 persen pengunjung Bandara SAMS pindah ke Bandara yang terletak di Samarinda itu.

“Kami memang sudah prediksi terjadi penurunan, tapi (jumlah kenyatannya) lebih kecil dari perkiraan kami,” ujarnya.(mh/gk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Wagub Kaltim Apresiasi Peran Karantina Pertanian Balikpapan

BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com – Kementerian Pertanian melalui Balai Karantina Pertan…