BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com – Sultan, pelajar SMA yang baru berusia 18 tahun, berhasil menyisihkan pecatur senior sekaligus menjuarai turnamen catur Balikpapan Open yang berakhir Sabtu (31/8) malam.

Dalam event kolabarasi Percasi Balikpapan dan Laskar Merah Putih (LMP) ini, Sultan meraih poin 8,5 dalam 9 babak yang menggunakan sistem Swiss.

Peringkat kedua dan ketiga masing-masing diraih Ramadani dan MN Intai.

Hasil turnamen ini menegaskan, pembinaan catur di Kota Balikpapan berjalan baik, mengingat dua teratas dalam turnamen ini –Sultan dan Dani, adalah pelajar SMA berusia di bawah 18 tahun.

Keduanya berhasil menggeser belasan master catur dan puluhan pecatur senior yang meramaikan event berkait HUT Kemerdekaan tahun ini.

Ketua Panitia Zulfikar Zulkarnain Cannu menyatakan, panitia tentu saja bangga pecatur-pecatur muda mampu bersaing bahkan mengalahkan pecatur senior.

“Ini sesuai ekspektasi kami. sebab lewat turnamen seperti ini kita harapkan lahir bibit-bibit baru cikal bakal pecatur Balikpapan,” kata Zulkarnain di Sekretariat   LMP Balikpapan Tengah, tempat turnamen digelar.

Mengiringi suksesnya turnamen ini, akhir tahun 2019 LMP berkolaborasi dengan Percasi Balikpapan akan menggelar turnamen serupa dengan skala lebih besar. “Kami lirik Kaltim Open. Jadi kita lihat apakah pecatur muda masih tangguh di ajang lebih tinggi,” katanya. (mh/gk)