Kadis Kominfo Paser Akan Menjadi Narasumber di Diskusi Publik HMI Tentang Hoaks

TANA PASER, Gerbangkaltim.com – Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Paser Akhmad Zulfian, akan menjadi narasumber pada kegiatan diskusi publik yang digelar Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam Kaltim Kaltara, Senin (23/9) mendatang.

Selain menghadirkan narasumber Kadis Kominfo Paser, panitia juga menghadirkan narasumber lain diantaranya Kapolres Paser AKBP Roy Satya Putra, Drs. H.Azhar Bahrudin (koordinator MD Kahmi Paser), Abdul Muis (Ketua Umum Badko HMI Kaltim 2018-2020).

Diskusi tersebut akan mengusung tema ‘Milenial sebagai pondasi tangkal hoaks’.

Ketua Panitia Muhammad Hairi mengatakan kegiatan nantinya akan diikuti 120 mahasiswa dari 4 kampus dan perguruan tinggi.

“Senin depan (23/9) kami akan laksanakan diskusi publik, di Pendopo Kabupaten. Sekitar 120 peserta yang akan hadir,” kata Hairi, Rabu (28/9).

Kegiatan diskusi atau seminar semacam ini dilakukan oleh Badko HMI Kaltim Kaltara di berbagai daerah.

Menurut Ketua Umum Demisoner HMI Paser Al-Aziz Abdillah, yang saat ini menjabat bendahara umum Badko HMI Kaltim Kaltara, tema hoaks memang menjadi perhatian generasi muda saat ini sehigga diskusi terkait hal itu perlu dilakukan.

“Memang hoaks atau berita bohong ini menjadi perhatian kita bersama, khususnya generasi muda. Makanya kami laksanakan diskusi publik,” kata Aziz.

Aziz mengatakan, sejumlah narasumber yang diundang nantinya dapat memaparkan materi dan memberikan wawasan kepada peserta diskusi tentang bahaya hoaks.

“Seperti Kadis Kominfo, apa yang sudah dilakukan dan programnya apa saja untuk menangkal hoaks ini,” kata Aziz.

Begitu pun dengan narasumber dari Kapolres Paser yang diharap dapat memberikan pandangan hukumnya kepada peserta tentang bahaya hoaks tersebut.

“Kapolres kami undang, untuk memberikan materi terutama masalah hukum terkait penyebaran dan bahaya dari hoaks ini,” ucap Aziz. (gk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *