TANA PASER, Gerbangkaltim.com – Dua oknum aparatur di salah satu desa di Kecamatan Tanah Grogot terlibat perselingkuhan hingga membuat resah masyarakat.

Warga di desa tersebut meminta kedua apatur tersebut diberhentikan sehingga tidak memberikan citra buruk terhadap desa tersebut.

“Jika buat citra buruk bagi desa, bisa diberhentikan,” kata Camat Tanah Grogot Zainuddin, Kamis (3/10).

Zainuddin mengaku dirinya dan Kepala Desa mendapat desakan dari warga untuk memberhentikan kedua aparatur desa tersebut.

Hingga berita tersebarnya perilaku dua aparatur itu, masyarakat desa setempat menolak pihak desa mempekerjakan orang yang membawa pengaruh buruk bagi desa.

“Saya  masih menunggu  pihak desa ini untuk diproses. Kami akan kawal terus permasalahan ini hingga nanti ada kebijakan untuk memberhentikan,” ucap Zainuddin.

Sementara itu  menyikapi  hal tersebut  Kapolsek  Kota  Tanah Grogot  AKP Nurul Huda   mengatakan  memang  yang menjadi masalah di masayarakat  adanya  dua orang ini menjadi keluhan  warga di  desa

‘’Memang sih untuk menghindari   protes dan kemarahan warga terhadap salah satu aparat desa ini jalannya yaitu memberhentikannya dari kantor desa,” ujar Nurul.

Nurul mengkhawatirkan jika penolakan masyarakat tidak direspon dengan baik, akan mengakibatkan kedua oknum aparatur desa menjadi bulan-bulanan. “Permasalahan ini sudah dibicarakan hingga tingkat RT dan segera diselesaikan,” pungkas Nurul. (Ral)