Oleh : Yunita Rahmawati

Jalan merupakan infrastruktur vital untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat di Kabupaten Paser. Keberadaan jalan yang mulus dan baik tentunya sangat diharapkan oleh semua masyarakat khususnya yang ada di pedesaan yang sampai saat ini masih sangat banyak yang harus berkubang dengan lumpur saat musim penghujan dan debu jalanan saat musim kemarau.

Masih banyak jalan menuju Desa di beberapa kecamatan yang kondisinya rusak bahkan rusak parah yang tentu saja sangat menyulitkan masyarakat untuk melakukan mobilitas perekonomian, pendidikan dan kesehatan.

Pemerintah Daerah Kabupaten Paser sangat menyadari kerinduan masyarakat akan jalanan yang mulus, sehingga Pemerintah Daerah melakukan berbagi langkah penting untuk mengatasi permasalah tersebut yang juga merupakan visi misi Bupati Paser saat ini yang berjanji akan membangun jalan sepanjang 300 Km dalam kurun waktu 5 tahun masa jabatan.

Mulai dari kucuran dana APBN baik dengan pola tahun tunggal maupun tahun jamak pun digulirkan dengan jumlah yang sangat besar. Selain kucuran dana tersebut, Pemkab Paser juga berupaya agar beberapa ruas jalan yang selama ini menjadi tanggung jawab Provinsi dapat diambil alih oleh daerah untuk penanganannya, seperti adanya putusan Gubernur Kaltim di Tahun 2018 yang menetapkan ruas jalan Kerang-Tanjung Aru, Lolo-Biu, Simpang Pait-Muara Lambakan, Bekoso-Long Pinang yang awalnya sebagai jalan provinsi beralih status menjadi jalan non status yang artinya penanganannya boleh berdasarkan anggaran APBN,APBD Provinsi dan APBD Kabupaten.

Pengawasan terhadap proyek pembangunan jalan di Kabupaten Paser pun mutlak diperlukan agar anggaran yang dialokasikan benar-benar dapat dipergunakan untuk membangun jalan yang berkualitas baik sehingga harapan masyarakat untuk menikmati mulusnya jalanan bukan lagi menjadi harapan yang sia-sia.

Proses perencanaan yang matang, mekanisme lelang proyek yang transparan dan pengawasan kegiatan proyek harus dilakukan secara benar dan bertanggung jawab sehingga menghasilkan jalan yang berkualitas demi kelancaran pembangunan perekonomian dan kepentingan publik lainnya bagi masyarakat Kabupaten Paser.

*Penulis adalah mahasiswi Ilmu Pemerintahan Universitas Terbuka Pokjar Tanah Grogot