BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com,– HUT Ke-123 Kota Balikpapan berlangsung meriah. Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam rangka merayakan Kota Balikpapan sebagai penyangga ibu kota negara. Diantaranya yang digelar tepat 10 Februari 2020, Senin pagi di Lapangan Merdeka Balikpapan yakni pencatatan MURI menari nusantara, atraksi para motor dan terjun payung dari anggota Paskhas TNI AU.

Perayaan Hut Kota kali ini mengambil tema Balikpapan Nyaman Penyangga Ibu Kota Negara ini diawali dengan upacara sederhana. Gubernur Kaltim Istran Noor dalam tahun ini mendapat kehormatan menjadi inspektur upacara. Padahal tahun-tahun sebelumnya dipimpin langsung oleh Wali kota Balikpapan.

Tampak hadir Walikota Balikpapan HM Rizal Effendi, Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Masud, Ketua DPR Kota Balikpapan Abdulloh, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto, Kapolda Kaltim Irjen Polisi Muktiono, ratusan undangan dan ribuan warga kota Balikpapan.

Usai upacara dilanjutkan dengan Tarian Nusantara Massal yang dibawakan 1.279 penari yang membawakan tarian dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Tari ini menggambarkan keragaman etnis dan budaya yang ada di Kota Balikpapan. Dan tarian ini tercatat di Rekor MURI yang penghargaannya diserahkan langsung Senior Manager Muri Yusuf Ngadri.

Sementara itu atraksi para motor dari Dandito Team yang terbang membawa spanduk HUT Ke-123 Kota Balikpapan, Bendera Manuntung Kota Balikpapan, dan Bendera Provinsi Kaltim.

“Atraksi terjun payung oleh 25 anggota Paskhas TNI AU yang diangkut dengan menggunakan pesawat CN 235 yang di piloti putera asli Balikpapan,” ujar Kordinator Dandito Team Rudy Setiawan.

Gubernur Kaltim Isran Noor berharap, Kota Balikpapan terus berkembang menuju kota modern, seiring Kaltim ditetapkan sebagaio Ibu Kota Negara (IKN) yang baru oleh Presiden RI.

Related Post

Isran mengatakan, sebagai pintu gerbang Kaltim, Kota Balikpapan harus terus melakukan inovasi dan terobosan untuk mendukung terwujudnya Ibu Kota Negara. Khususnya menjadi kota yang nyaman dihuni.

“Sejalan dengan nafas otonomi, akan membuka ruang yang lebar bagi Pemerintah Kota Balikpapan untuk berinovasi, berkreasi dan membuat terobosan-terobosan kreatif untuk kemajuan pembangunan daerah,” ujarnya.

Khususnya dalam mendukung terwujudnya Kaltim menjadi Ibu Kota Negara. Pemerintah Provinsi Kaltim kata dia, akan selalu mendukung seluruh pembangunan yang dilakukan. Sehingga menjadi daerah yang maju dan beradab.

Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, Pemkot Balikpapan berharap semua lapisan masyarakat dan stakeholder yang terlibat dalam komitmen kita untuk menjaga keamanan dan kedamaian Kota Balikpapan.

“Kaltim menjadi Ibu Kota Negara (IKN) dan Kota Balikpapan sebagai pintu gerbang dan daerah penyangga Ibu Kota Negara, tentu semua aspek sosial dan ekonomi juga dibutuhkan. Termasuk menjadi kota yang nyaman dihuni, Sehingga terwujud Ibu Kota Negara, benar-benar siap dari aspek manapun, sosial ekonomi, termasuk keamanan dan kenyamanan kita tinggal di Kota Balikpapan,” ujarnya,

Keberagaman suku, budaya dan agama dalam naungan NKRI, Kata Rahmad akan menjadi kekuatan Kota Balikpapan.

“Kita satu, kita bersama dibawah naungan NKRI. Persatuan itu yang paling utama untuk mewujudkan Indonesia maju,” ujarnya. (mh/gk)