PASER, Gerbangkaltim.com – Para penggerak pengarusutamaan gender (PUG) dari beberapa OPD di Kabupaten Paser mengikuti pelatihan Perencanaan Responsif Gender (PRG), di Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumberdaya Pembangunan (LPPSP) Semarang Jawa Tengah, 17 hingga 20 Februari 2020.

Pelatihan ini dilaksanakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Paser dan LPPSP Semarang Jawa Tengah.

Para peserta pelatihan terdiri dari 8 orang dari Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan dan Perlindungan Anak, 2 dari Inspektorat, 2 dari Bappedalitbang, dan 1 orang dari BKAD.

Kabid Pengarusutamaan Gender dan Pemberdayaan Perempuan pada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Kabupaten Paser Kasrani mengatakan pelatihan dilakukan untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya konsep perencanaan yang responsive terhadap pengarusutamaan gender.

“Manfaat pelatihan ini adalah peserta akan mampu memahami secara keseluruhan pelaksanaan PRG mulai dari konsep, pelaksanaan dan monitoring evaluasi, sehingga segera bisa melaksanaannya di instansi masing-masing,” kata Kasrani.

Kasrani mengatakan konsep perencanaan responsive gender dan anggaran responsif gender yaitu suatu proses perencanaan dan penganggaran program dan kegiatan pembangunan yang mampu menjamin unsur keadilan terutama bagi perempuan dan laki-laki.

Anggaran tersebut kata ia, dapat dipergunakan sebagai alat untuk mewujudkan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dan keadilan gender.

“Melalui penganggaran yang responsif gender dapat diketahui sejauh mana dampak dari alokasi anggaran yang telah ditempuh pemerintah berpengaruh terhadap kesetaraan gender,” terang Kasrani.

dengan demikian kata Kasrani kesenjangan pelaksanaan prioritas pembangunan dapat dikurangi bahkan dihilangkan karena telah responsif terhadap kebutuhan gender.

Selain itu pelatihan dapat memberi pemahaman tentang model perencanaan berbasis kinerja

Pada pelatihan ini peserta akan memahami program dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan melalui Gender Analisys Pathway (GAP), Gender Budget Statemen (GBS) dan Term of Refern. (MC Kominfo Paser)