BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com – Sebanyak 7 orang napi dugaan kasus makar di Papua yang dititipkan di rumah tahanan negara ( Rutan ) kelas II B Balikpapan oleh Pengadian Negeri Kelas I Balikpapan, ditahan dalam satu ruangan khusus.

Ke 7 tahanan politik Papua itu juga mendapat pengawasan yang sama dengan para tahanan lainnya. Kepala Rutan Kelas II B Balikpapan Sopiana mengatakan, saat kondisi para tahanan Papua itu dalam keadaan sehat dan baik-baik saja.

“7 napi asal papua ini sudah berbaur dengan para tahanan lainnya bahkan setiap sore mereka rutin bermain ,” ujar Sopiana, Minggu (01/03).

Keamanan para tahanan politik Papua, katanya, sudah terjamin meski ada kekhawatiran tersendiri dari pihak lain.

“Terkait dengan keamanan itu jelas pastinya menjadi priotitas, karena ketika ke 7 Papua yang secara hati nurani mereka seharusnya ditahan di Papua, tapi sekarang ditahan di Balikpapan. Otomatis kalua bicara psikologis mereka juga pastinya akan menentang, tapi untuk kebaikan supaya tidak terjadi hal-hal dengan teman-teman yang lain maka kami pisahkan,” ujarnya.

Meski ditahan di ruangan terpisah dari tahanan lainnya, Sopiana menambahkan, ketujuh tahanan politik asal Papua itu juga sering berinteraksi dengan para tahanan lainnya.

“alhamdulillah interaksi mereka dengan tahan lainnya sudah enak, baik dan selama kurang lebih berapa bulan di sini juga tidak pernah ada masalah. Berinteraksi tiap sore main futsal karena rata-rata hobinya main futsal. Berinteraksi baik dengan warga binaan yang lain ataupun juga dengan petugas di sini,” paparnya

Sebelumnya, para tahanan politik Papua ini juga sempat mengeluh lantaran menderita penyakit TBC, namun hal itu dipastikan oleh pihak Rutan bahwa kondisi kesehatan mereka sudah mulai stabil bahkan beberapa hari lalu sempat dilakukan pemeriksaan di luar dokter Rutan Balikpapan.

“Kondisi mereka hari Rabu itu sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan di luar tentunya dengan penetapan dari pengadilan yang dilaksanakan oleh kejaksaan,” jelasnya.

Kami terima apakah mereka sehat ataupun sakit nanti kami akan meminta kan hasil dari pemeriksaan kesehatan itu. Tapi kalau sekarang pemeriksaan dari para dokter rutan itu sebetulnya mereka alhamdulillah sehat-sehat saja.

“Napi asal papau ini sering mengeluhkan cuaca karena kondisi yang ada di Balikpapan ini berbeda dengan papu, sehingga ada batuk ada yang pilek. Terkait yang menderita penyakit TBC itu tidak ada,” ujarnya.

Dia juga memastikan pihak Rutan akan memperlakukan hal yang sama dengan para tahanan lainnya dan tidak ada perbedaan.

“Kami khususnya saya sudah menyampaikan ke seluruh warga binaan termasuk di depan tahanan bahwa kita ini sama semua warga negara Indonesia yang tentunya memiliki hak dan kewajiban jadi selama di Rutan kita sama saja,” tutupnya. (mh/gk)