PASER, Gerbangkaltim.com – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Paser memverifikasi puluhan ribu penerima bantuan sosial atau jaring pengaman sosial, yang terdampak virus corona atau COVID-19.

Kepala Dinsos Paser Haerul Saleh mengatakan sementara ini sudah ada 32 ribu penerima yang masuk dalam data penerima bantuan.

“Saat ini kami masih memverifikasi penerima bantuan. Sementara yang sudah masuk ada 32 ribu,” kata kata Haerul Saleh saat rapat dengan unsur kepala daerah dan DPRD, Selasa 14 April 2020.

Dari 139 desa dan 5 kelurahan, jumlah 32 ribu tersebut kata Haerul diperoleh sementra dari 120 desa.

Dalam memverifikasi, lanjut Haerul, Dinsos Paser telah membuat ketentuan penerima bantuan.

Penerima yaitu warga yang mengalami penurunan pendapatan akibat COVID-19 seperti pedagang keliling, petani, nelayan, supir taksi hingga tukang ojek.

Haerul menjelaskan penerima bantuan tersebut diluar dari kategori warga miskin yang telah mendapat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari pemerintah pusat.

Ia menilai penyaluran bantuan untuk warga terdampak COVID-19 ini lebih tepat menggunakan metode BPNT, dimana setiap penerima akan mendapatkan kartu yang berisi uang tunai.

Dalam hal ini Dinsos Paser bekerja sama dengan Bank BRI melalui e-warung yang tersebar di 139 desa.


“Jadi nanti dengan kartu itu bisa dibelanjakan untuk kebutuhan sembako,” ujar Haerul.

Saat ini Dinsos Paser juga sedang membuat petunjuk teknis penggunaan bantuan agar tepat sasaran.

“Agar bantuan berupa uang nanti dibelikan untuk kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak dan lain-lain. Penerima juga bisa mencairkan dalam bentuk uang,” pungkas Haerul. (Adv/MC Kominfo Paser)