BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com Gerbangkaltim.com – Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto mengambil sumpah serta melantik 308 Prajurit Tamtama Remaja yang telah berhasil mengikuti pendidikan pertama Tamtama TNI AD gelombang II tahun 2019 selama 20 minggu atau selama 5 bulan di Rindam VI/Mlw Banjarbaru Kalimantan Selatan. Mereka yang diambil sumpahnya terhitung hari ini Sabtu 18 April 2020 telah resmi menjadi seorang prajurit TNI AD dengan menyandang pangkat Prajurit Dua.

Pengambilan sumpah dan pelantikan berlangsung di Ruang Yudha Makodam VI/Mlw Balikpapan melalui Vicon karena mengingat situasi pandemi penyebaran virus corona (covid-19). Sementara itu prajurit yang dilantik dan diambil sumpahnya berada di Aula serta lapangan Makorindam di Banjarbaru.
Dalam sambutannya Pangdam VI/Mlw yang dibacakan oleh Danrindam VI/Mlw Kolonel Inf Irwan Subekti mengatakan untuk penyelenggaraan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II TA 2019 (OV) secara umum dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar sesuai tujuan pendidikan yaitu membentuk Prajurit Siswa Dikmata TNI AD untuk menjadi Tamtama TNI AD yang memiliki sikap dan perilaku sebagai Prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar keprajuritan golongan Tamtama serta memiliki kondisi jasmani yang Samapta.

“Mulai hari ini kalian menjadi seorang prajurit, sehingga sikap dan perilaku harus menyesuaikan diri dengan pola kehidupan dan etika seorang Prajurit TNI. Pedomani dan aplikasikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari baik di satuan maupun di lingkungan masyarakat,’ujar Danrindam yang membacakan sambutan Pangdam.

Dalam pesan tertulisnya, Pangdam memerintahkan kepada seluruh prajurit yang baru dilantik mendapatkan cuti selesai pendidikan dilaksanakan di dalam lingkungan ksatrian Rindam VI/Mulawarman mengingat kondisi serta situasi sekarang akibat merebaknya Covid 19 yang menjadi pandemi di seluruh dunia.

“Selama melaksanakan cuti pendidikan para prajurit tetap melakukan aktifitas yang wajar seperti biasa, namun tetap waspada dan menjaga pola hidup sehat dan jaga fisik kalian dalam rangka menunjang pendidikan kejuruan . Mari kita berdoa semoga wabah ini bisa segera berakhir dan kita bisa menjalankan aktivitas seperti biasa, “pesan Pangdam melalui Danrindam.

Sementara itu Kapendam VI/Mlw Kolonel Kav Dino Martino menambahkan bahwa pendidikan ini, merupakan pendidikan pembentukan yang peralihan status dari sipil menjadi seorang Prajurit TNI AD.

“Selama mengikuti pendidikan pertama ini, mereka memperoleh bekal pengetahuan militer dasar yang sangat berharga untuk mengawali tugas sebagai prajurit TNI Angkatan Darat, “ujarnya.

Kapendam berharap, pengetahuan dan keterampilan yang telah didapat hendaknya senantiasa terus dikembangkan, sehingga akan menjadi prajurit yang tanggap, tangguh dan trengginas, sesuai dengan postur tampilan prajurit yang diharapkan oleh pimpinan TNI Angkatan Darat.