PASER, Gerbangkaltim.com – Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Paser menolak pendonor yang baru saja datang dari daerah terpapar virus corona atau COVID-19.

“Pernah ada beberapa orang saja yang mau donor ditolak karena habis dari luar daerah seperti Balikpapan dan ada juga yang baru pulang dari Jawa,” kata Herawati dihubungi di Tanah Grogot, Senin 20 April 2020.

Ketika seseorang memiliki riwayat perjalanan dari daerah terpapar virus corona kata Herwati diharuskan bagi pendonor untuk menunda niatnya hingga 14 hari kedepan.

Hal itu untuk memastikan setiap pendonor terbebas dari virus corona. Oleh karena itu dalam persyaratan pendonor, PMI mencntumkan kuesioner riwayat perjalanannya.

Herawati mengatakan sejauh ini belum ada pasien terpapar corona di RSUD yang membutuhkan darah. Sebagaimana diketahui bahwa hingga saat ini terdapat 2 pasien positif corona.

“Kalau pasien positif sejauh ini belum ada yang membutuhkan donor darah,” ucapnya.

Tenaga teknik PMI Rudi mengatakan sebelum mendonorkan darah PMI akan mengecek tekanan darah, Hemoglobin (HB), sel darah merah, dan 4 komponen penyakit yang diperiksa seperti hepatitis B, hepatitis C, Sifilis dan HIV.

“Untuk menghindari lemas 2-3 jam sebelum mendonor darah, kita harus makan dan istirahat yang cukup”, ungkap Rudi. (Dit)