BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com – Bertempat di Lapangan Sudirman Jasdam VI/Mulawarman, Satgas Pamtas RI-MLY Yonif Raider 600/Modang secara resmi di terima oleh Pangdam VI/Mlw yang diwakili oleh Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Tri Nugraha Hartanta. S.Sos Minggu (24/5/2020).

Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kasdam mengucapkan terima kasih serta penghargaan yang tinggi kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-MLY.

Pangdam tak lupa mengucapkan selamat datang dan selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, Taqobbalallahu Minna Wa Minkum.

Pangdam dalam amanatnya juga menjelaskan, selama lebih kurang 10 bulan bertugas sebagai Satgas Pamtas RI-Malaysia, hingga selesainya pengabdian tugas negara tersebut berbagai macam dinamika dan tantangan di lapangan tentunya menjadi pengalaman yang baik bagi satuan dan perorangan.

Semua tugas yang telah dilaksanakan ini, dapat dilakukan dengan baik, karena setiap prajurit memiliki kedisiplinan, dedikasi dan semangat juang yang tinggi.

Melalui Kasdam, beliau berharap kebanggaan, dedikasi dan semangat yang telah ditunjukkan selama di daerah operasi hendaknya dapat dipertahankan dan dijadikan motivasi dalam pelaksanaan tugas di masa mendatang termasuk dalam upaya mengangkat citra positif Kodam VI/Mulawarman di mata masyarakat.

” Berkaitan dengan Pandemi Covid-19 yang sedang merebak saat ini, saya tekankan kepada seluruh prajurit Yonif Raider 600/Modang agar dalam setiap pelaksanaan kegiatan menerapkan protokol kesehatan dan pemeriksaan yang teliti guna mencegah penyebaran virus tersebut di masyarakat. Kalian juga harus senantiasa siap untuk kembali dikerahkan dalam penugasan berikutnya khususnya menghadapi dinamika Pandemi Covid-19,” kata Kasdam yang membacakan amanat Pangdam.

Mengutip amanatnya, orang nomor satu di kodam VI/Mlw memerintahkan kepada setiap prajurit segera melaksanakan konsolidasi dengan sebaik-baiknya. Lakukan inventarisasi materiil dengan membuat laporan secara lengkap, akurat dan benar. Pertanggungjawabkan semua alat peralatan satuan yang digunakan selama operasi, laksanakan kegiatan harcegah terhadap alat peralatan sebelum penggudangan agar peralatan tersebut tetap dapat digunakan dalam penugasan di masa yang akan datang.

Adapun pesan singkat yang disampaikan langsung oleh Kasdam VI/Mlw secara pribadi yaitu, “Cepat sesuaikan di homebase lagi jangan bawa hal buruk dari perbatasan ke homebase, Kembalikan materiil inventaris dengan lengkap dan terdata supaya dapat digunakan untuk tugas operasi selanjutnya, Dan pesan yang terakhir, Begitu sampai rumah jangan langsung peluk anak istri untuk hindari Covid-19, usahakan pembersihan barang maupun badan terlebih dahulu demi orang yang di cintai,” Tutur Kasdam VI/Mlw.

Kapendam VI/Mulawarman Kolonel Kav Dino Martino menambahkan bahwa tugas yang diemban para prajurit perbatasan tidaklah mudah, beberapa persoalan seperti human trafficking, ilegal logging, hingga narkoba. Namun, prajurit dapat mengatasi semua permasalahan tersebut sehingga kondisi aman, kondusif tanpa ada ancaman berarti. Ini tentu tugas berat namun mereka mampu menjalankannya dengan berkorban sepenuh jiwa raga meninggalkan keluarga dan ini semua demi menjaga keutuhan negara di daerah perbatasan,” Terangnya.

“Jadilah pelopor prajurit yang baik agar menjadi panutan masyarakat. Selamat datang kembali di Yonif dan kumpul bersama keluarga. Semoga Allah Swt memberikan petunjuk dalam tugas pengabdian terhadap bangsa dan negara,” Tegas Kapendam VI/Mlw.