BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com – Kebijakan Menteri Bandan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan ‘bersih-bersih’ di lingkungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendapat tantangan n dari banyak pihak, bahkan hingga digoyang isu reshuffle cabinet.

Terbaru, Menteri BUMN Erick Thohir melakukan pertemuan dengan seluruh pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membahas program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), termasuk ada pembicaraan potensi korupsi di sejumlah BUMN yang berada dibawah kepemimpinannya.

Menyikapi banyaknya serangan ke Erick — baik lewat media sosial maupun media massa — DPD Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Kaltim meminta semua pihak agar tidak gaduh, terlebih ekonomi berada di jurang resesi akibat pandemi Covid-19.

“Kami dari Bara JP Kaltim mendukung Pak Erick Thohir agar menyelesaikan pekerjaannya dengan bijak,” kata Sekjen DPD Bara JP Kaltim, Umar Faruqi, Sabtu (11/07/20).

“Saat ini yang diperlukan bukan kegaduhan , tapi bekerja sama untuk membangun perekonomian yang kuat. Salah satu tugas utama itu di tangan Menteri BUMN,” jelasanya.

Dalam situasi perekonomin saat ini, tandas Umar, semua pihak harus bergandengan tangan karena memang yang dibutuhkan adalah tindakan drastis, agar Indonesia benar-benar tidak sampai jatuh ke jurang resesi.

“Dibutuhkan kerja sama, tanpa melihat kubu-kubuan dan kepentingan politik. Kita dukung Pak Erick untuk bergandengan tangan membangun ekonomi yang hancur akibat Covid-19,” tutupnya. (mh/gk)