PASER, Gerbangkaltim.com – Tiga desa terpencil di Kecamatan Muara Komam Kabupaten Paser dalam waktu dekat akan merasakan fasilitas listrik dari PLN. Ketiga desa tersebut yakni Desa Binangon, Lusan dan Desa Long Sayo.

Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanah Grogot Devrio Faathir Arrad mengatakan akhir Agustus 2020, pemasangan jaringan listrik di tiga desa tersebut tuntas.

“Insya Allah rencananya (listrik terpasang) selesai akhir bulan,” kata Devrio Jumat (14/08/2020).

Devrio menerangkan pemasangan jaringan listrik di tiga desa itu saat ini telah memasuki tahap akhir.

“Untuk pekerjaan Desa Lusan sudah diselesaikan hari Sabtu (8 Agustus 2020) dan Minggu kemarin dan progres sudah 99%,” katanya.

Lanjut dia, pemasangan jaringan listrik di Desa Long Sayo telah mencapai 90%.

“Harapannya minggu ini bisa kita coba untuk energize (pemberian tegangan listrik,” ujar Devrito.

Sedangkan untuk Desa Binangon, progres pemasangan jaringan listrik sudah 70%, dengan estimasi tersisa 3 km pekerjaan.

“Jika tidak ada kendala harapannya di akhir bulan ketiga desa sudah bisa di aliri listrik oleh PLN,” imbuhnya.

Terpisah, Camat Muara Komam Abdul Rasyid mengatakan dari 12 Desa di kecamatan itu, tersisa satu desa saja yang belum teraliri listrik PLN yaitu Swan Slutung, termasuk di dalamnya Dusun Mului, sebuah kampung yang masyarakatnya telah ditetapkan sebagai Masyarakat Hukum Adat (MHA) oleh Pemerintah Kabupaten Paser.

“Untuk Desa Swan Slutung, kami sudah usulkan untuk pemasangan jaringan PLN untuk tahun depan,” kata Rasyid.

Sementara untuk penerangan masyaraka Dusun Mului, kata Rasyid, pemerintah Kecamatan Muara Komam akan mengusulkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada tahun 2021 mendatang.

“Kalau Mului kita usulkan PLTS seperti di Desa Rantau Buta (Kecamatan Batu Sopang),” ucap Rasyid. (ADV/MC Kominfo Paser)