MULAI Gass Poll…!! mungkin ini kalimat yang pas buat keempat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Paser. Sebab, keempat pasangan calon tersebut kini sudah mendapatkan nomor urut dari Komisi Pemilhan Umum (KPU) Paser, tentunya setelah melalui undian yang digelar di Hotel Kryad, Kamis (24/9).

Nomor urut bagi pasangan calon sangatlah penting untuk mempermudah tim sukses mengenalkan “jagonya’ kepada para calon pemilihnya karena bisa jadi tidak sedikit pemilih yang memang tidak mengenal nama semua nama pasangan calon. Karena itu dengan adanya nomor urut, para pemilih sedikit terbantu dalam menentukan pilihannya.

Baiklah, penulis akan mencoba memaparkan sekelumit tentang calon bupati yang akan memimpin kabupaten yang paling selatan di Kaltim ini. Supaya adil maka penulis akan memaparkan berdasarkan nomor urut pasangan calon.

Pasangan Toni -Fathurrahman
Pasangan Toni-Fathurrahman merupakan pasangan calon dari jalur independen. Sebelumnya ada tiga calon dari jalur independen yang mendaftar namun dua pasangan calon tidak berlanjut karena berkas tak memenuhi syarat dan mengundurkan pencalonan akibat salah satu calon pendamping memilih jalur partai politik.

Bagi masyarakat kabupaten Paser, nama Toni- atau nama lengkapnya Toni Budi Hartono bukan asing lagi. Di samping dikenal sebagai pengusaha sukses di bidang pertanian, dia juga dikenal pengusaha sukses di bidang pendidikan.

Demikian juga dengan Wakilnya Fathurrahman. Dia dikenal sebagai mantan birokrat dengan karir terakhir sebagai sekretaris daerah Kabupaten Paser, jabatan tertinggi birokrasi di tingkat Kabupaten.

Bagi H.Toni ini kali kedua ikut dalam kontestan pemilihan kepala daerah sekitar tahun 2004. Pada pemilihan itu, dia mengantongi suara 18 persen suara . Dengan modal ini, pasangan calon dengan jargon PASER BERKAH ini, optimis bisa memenangi Pilkada.

Pasangan Alphad -Arbain

Pasangan Alphad -Arbain menjadi pasangan fenomenal pada pilkada di Paser kali. Di dunia maya atau di media sosial sempat menjadi perbincangan. Alphad mungkin satu-satunya calon Bupati Paser yang pada pilkada tahun ini yang tidak berdomisili di Kabupaten Paser.

Dia diusung Partai Demokrat yang sebenarnya memiliki kader di daerah. Namun kepiawainnya, Partai Demokrat menjatuhkan pilihannya kepada pemilik nama lengkap Alphad Syarif Albaiti yang pernah menjadi Ketua DPRD Kota Samarida itu.

Sementara Wakilnya adala Arbain M Noor , seorang birokrat terakhir berdinas di Kantor Kecamatan Batu Sopang. Arbain adalah putra daerah yang pernah memimpin Ketua Lembaga Adat Paser (LAP).

Selain diusung Partai Demokrat, Pasangan Alphad -Arbain juga didukung Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Nasdem dan Partai Berkarya.
Akankah pada hari pemungutan suara, pasangan Alphad -Arbain bakal menjadi pasangan fenomenal lagi seperti yang terjadi di awal dengan memenangi pertarungan politik di bumi daya taka ini..? Tentunya kita serahkan kepada para pemilih.


Pasangan Fahmi-Masitah

Pasangan Fahmi-Masitah diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Golongan Karya. Bagi Masyarakat Kabupaten Paser, nama Fahmi Fadli sudah demikian familiar. Sebab Fahmi adalah putra dari Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi.

Sementara wakilnya adalah Masitah Assegaf, seorang politisi dan pernah menjadi anggota DPRD Kaltim. Pada awalnya Masitah maju melalui jalur independen namun mendekati tahapan pendaftaran calon, Masyitah mengundurkan diri dan menjadi calon wakil bupati berdampingan dengan Fahmi Fadli.
Statusnya sebagai anak bupati Paser yang masih menjabat, Bagi Fadli-masyitah tentu memiliki keuntungan yakni keterkenalan di masyarakat yang bisa mendongkrak elektabilitas.

Namun demikian nama besar bapaknya juga bisa menaikan atau menurunkan elektablitas. Tentunya faktor keberhasilan sang Bapak selama periode kepemimpinannya sedikit banyak akan mempengaruhi pilihan masyarakat meski hal ini belum tentu benar. Akhirnya kita kembalikan ke masyarakat pemilih.

Pasangan Sulaiman-Ihwan

Pasangan Sulaiman-Ihwan diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Bagi Sulaiman, ini kali ketiga ikut dalam kompetisi politik menuju kursi Paser satu. Bedanya untuk pilkada tahun ini dia mengambil posisi sebagai Calon Bupati Paser. Sedangkan dua pencalonannya sebelumnya berada di posisi calon wakil bupati Paser.

Dalam pilkada ini, Sulaiman berpasangan dengan Ihwan Wirawan sebagai Wakil Bupatinya. Perlu diketahui Ihwan Wirawan adalah putra dari Ridwan Suwidi, mantan bupati Paser dua periode.

Dengan berpasangan dengan Ihwan Wirawan, harapan mereka bisa mendulang suara pada hari pencoblosan. Apakah nama besar Ridwan Suwidi akan mengantarkan pasangan Sulaiman-Ihwan menuju kemenangan..? kita tunggu saja saat hari pemungutan suara.

R.Wartono, Dewan Redaksi Gerbangkaltim.com