Ciptakan produk makanan sehat hingga beri layanan kesehatan gratis

BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com – Pandemi COVID-19 yang terjadi di Tanah Air sejak maret 2020 lalu membuat kondisi ekonomi bangsa nyaris terpuruk, tidak hanya itu warga juga merasakan dampaknya, mulai yang kaya hingga yang miskin.

Di Balikpapan kondisi ini juga dirasakan warga Jalan Arjuna Kelurahan Muara rapak Balikpapan Utara, terutama warga kurang mampu yang sangat terdampak dengan kondisi ini.

Data di Puskesmas Muara Rapak Balikpapan Utara, di RT 68 terdapat seorang anak balita yang mengalami kurang gizi dan menderita stunting, kondisi ini membuat 10 kader Posyandu berusaha untuk memeberikan bantuan.

“Nurgeisya lahir 7 Mei 2015 dengan berat 2,7 kilogram, normal, namun dalam pertumbuhannya umur 9 bulan beratnya hanya 6,1 kilogram, kemudian usai setahun hanya 6,3 kilogram dan dua tahun hanya 6,8 kilogram, kondisi ini membuat kami prihatin,” ujar Ketua Posyandu Semarak Ceria 68, Anita, ditemui di Posyandu Semarak Ceria 68, Sabtu (17/10/2020).

Akhirnya Posyandu dan Puskesmas Muara Rapak Balikpapan Utara, kata Anita memberikan makanan tambahan selama tiga bulan terhadap Nurgeisya dan akhirnya kondisinya semakin membaik.

Disisi lain, Pertamina melalui Program CSR Pertamina Sehati yang merupakan sebuah aksi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui upaya-upaya peningkatan kesehatan ibu, anak, dan lansia, juga turun tangan memberikan bantuan.

“Program CSR Pertamina Sehati diberikan kepada Posyandu Semarak Ceria 68 dinilai aktif dalam kegiatannya, terutama dalam memberikan layanan kesehatan bagi balita dan lansia,“jelas Anita.

Nurgeisya (6) anak penderita gizi buruk dan stunting kondisinya makin membaik bersama ibunya Sumaenah, warga Jl Arjuna Gunung Polisi Rt 68 No 65, Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan Utara

Melalui program sehati ini, sambung Anita, pihaknya membangun Fasilitas berupa dapur sehat sebagai m tempat memproduksi olahan makanan sehat PAWON (Patra Wonderfood Snack). Dimanan makanan yang diproduksi diantaranya, snack sehat dari bahan daun bayam hingga ubi, kemudian ada minuman sehat sukadalor dan terakhir wedang kelor.

“Sukadalor atau susu kedelai daun kelor ini sama dengan booster untuk asi, sedangkan wedang kelor diharapkan dapat meningkatkan imun tubuh yang dibutuhkan ditengah pandemi COVID-19 seperti saat ini, produk ini selain dikonsumsi warga sekitar juga dipasarkan secara online dengan harga terjangkau yakni 10 ribu perbotol dan banyak peminatnya, dimana sukadalor pernah terjual hingga 700 botol,” papar Anita.

Saat ini Posyandu Semarak Ceria 68, sambung Anita melayani sebanyak 11 balita termasuk Nurgeisya yang saat ini kondisinya terus membaik.

“Alhamdulillah, kondisi Nurgeisya semakin hari semakin baik, berkat adanya makanan tambahan dari posyandu,” ibunya Sumaenah warga Jl Arjuna Gunung Polisi Rt 68 No 65, Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan Utara.

Selain memberikan layanan kepada Balita, sambung Anita, Posyandu Semarak Ceria 68 juga memberikan layanan kesehatan bagi 30 lansia yang berada di RT 66, 67 dan 68 sendiri.

“Jika posyandu untuk anak rutin diawal bulan, maka untuk layanan lansia ditengah bulan, namun bagi mereka yang tidak kuat menuju Posyandu, kami ada klinik keliling, dimana ada 5 kader yang siap mendatangi rumah warga untuk memberikan pemeriksaan kesehatan gratis, meskipun haris naik turun bukit dan masuk ke pemukiman padat penduduk,”paparnya.

Ketua Posyandu Semarak Ceria 68, Anita memberikan layanan kesehatan dengan melakukan pemeriksaan tensi terhadap Nenek Rape, meskipun harus naik turun bukit untuk menuju rumah lansia ini

Kader kami ini, tambah Anita bukan merupakan perawat namun mereka adalah warga biasa yang telah mendapatkan pelatihan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara umumnya saja.

“Nah dalam pemeriksaan, jika ditemukan lansia yang sakit maka akan langsung dibawa ke Puskesmas Muara Rapak,” ujarnya. (mh/gk)