Samarinda, Gerbangkaltim.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Minggu 10 Januari 2021 genap berusia 48 tahun. Namun tidak seperti biasanya, agenda peringatan hari jadi partai berlambang banteng itu, dilaksanakan secara virtual.

Namun meski tak biasa, peringatan hari jadi PDIP digelar serentak diikuti seluruh pengurus partai mulai dari tingkat DPD, DPC, hingga PAC seluruh Indonesia turut hadir.

Dalam pidato politiknya, Megawati turut perihatin dan berbela sungkawa, atas peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, yang terjadi Sabtu (9/01) siang.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” katanya.

Related Post

Sementara itu, dalam pidatonya kembali, Megawati menejelaskan sejarah panjang PDIP tidak cukup mulus menjalankan visi misinya. Banyak jalan terjal dan perjuangan yang cukup keras sehingga partai saat ini berdiri kokoh.

Sementara itu ia mengingat beberapa kata-kata peninggalan bapak proklamator Soekarno. Bung Karni yang juga merupakan ayah memberikan sebuah kata yang tidak dilupakannya.

“Mengantarkan saya kepada gagasan politik seorang lelaki yang saya panggil bapak bung karno. Untuk hidup di jalan pengabdian kepada tanah air dan bangsa. Bapak mengatakan saya memohon kepada Allah SWT tetapkanlah kecintaan ku kepada tanah air dan bangsa selalu menyala-nyala di dada sampai terbawa di dalam kubur sampai Allah memanggil saya ke liang lahat,” ucapnya. (Yul)