DPRD Kota Balikpapan Dukung Program Gubernur dan Wakil Gubernur Baru

DPRD Balikpapan
Anggota Komisi I DPRD Balikpapan, Andi Arif Agung

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menyatakan dukungan terhadap program kerja yang akan dilaksanakan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) periode 2025-2030, H Rudy Mas’ud dan Seno Aji.

Anggota Komisi I DPRD Balikpapan, Andi Arif Agung mengatakan, pemimpin Kaltim terpilih ini merupakan Putera asli Kaltim, dimana pasangan ini berhasil menjabat sebagai orang nomor satu dan dua di Kaltim.

“Sebagai warga Kota Balikpapan, kami bersyukur karena ini manjadi sejarah bagi Kaltim, di mana ada figur asli warga Kota Balikpapan yang kini menjadi pemimpin tertinggi di Kaltim. Tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri,” ujarnya, Sabtu (22/2/2025).

Andi Arif Agung mengatakan, sebagai anggota dewan di Kota Balikpapan, makai a menyatakan akan mendukung penuh program Gratispol yang menjadi program prioritas pasangan Rudy-Seno dibidang pendidikan. Pogram ini merupakan langkah besar dalam memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak Kaltim, mulai dari SMA hingga perguruan tinggi, bahkan hingga jenjang S3.

“Ini luar biasa! Tidak banyak kepala daerah yang punya keberanian dan visi seperti ini. Jika benar-benar terlaksana, anak-anak Kaltim memiliki kesempatan yang sama dengan anak-anak di Jawa dalam mengakses pendidikan hingga S3. Ini harus kita dukung bersama,” tegasnya.

Program Gratispol dibidang pendidikan ini, lanjutnya, adalah investasi strategis dalam meningkatkan kualitas SDM di Kaltim. Harapannya dengan adanya pendidikan gratis, generasi muda daerah ini dapat lebih kompetitif dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Kalau kita bicara investasi, SDM adalah yang paling utama. Program ini adalah peluang emas bagi anak-anak Kaltim untuk meningkatkan daya saing mereka. Kita ingin 5-10 tahun ke depan, SDM Kaltim tidak tertinggal dibanding daerah lain,” ungkapnya.

Menurut Andi Arif Agung, dalam melaksanakan program ini, maka keberhasilannya tidak hanya tergantung dari eksekutif saja, namun juga perlu dukungan dari legislatif. Dan untuk itu, DPRD Kaltim dan DPRD kabupaten/kota bisa bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memastikan alokasi anggaran yang memadai untuk menjalankan program Gratispol.

“Harapan saya, program ini mendapat dukungan penuh dari parlemen agar bisa berjalan sesuai rencana. Pasalnya, program ini bukan sekedar bantuan pendidikan saja, tetapi investasi besar bagi masa depan generasi muda Kaltim,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar