PLN UIP KLT Hadirkan Akses Air Bersih bagi 112 KK di Desa Saing Prupuk Lewat Program TJSL Desa Berdaya

Gerbangkaltim.com, Paser, 28 September 2024 – PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satu wujud nyata dari komitmen ini adalah penyediaan akses air bersih bagi 112 Kepala Keluarga (KK) di Desa Saing Prupuk, Kabupaten Paser, yang terdampak pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Program ini menjadi bagian dari upaya PLN untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di sekitar area ring 1 proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Grogot – Sei Durian yang dikelola oleh Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 1 (UPP KLT 1).
Dalam acara peresmian infrastruktur air bersih pada Kamis (26/09), Manager PLN UPP KLT 1, Eko Janu Irianto, menyampaikan bahwa Program TJSL ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG’s) khususnya pada indikator ke-6, yaitu menjamin ketersediaan dan pengelolaan air bersih serta sanitasi yang berkelanjutan bagi semua orang.
“Melalui penyediaan akses air bersih yang layak di Desa Saing Prupuk, PLN berusaha mengurangi kesenjangan akses terhadap sumber daya air yang aman, yang masih menjadi tantangan di banyak wilayah pedesaan Indonesia. Ini adalah bukti kepedulian PLN terhadap masyarakat, khususnya mereka yang berada di sekitar area proyek kami,” ujar Eko.
Selama ini, beberapa rumah di Desa Saing Prupuk mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih. Meski sumber air tersedia, ketiadaan infrastruktur distribusi membuat masyarakat harus mengeluarkan biaya besar untuk membeli air dari luar desa, terutama saat musim kemarau. Melalui program TJSL ini, PLN fokus membangun sarana distribusi yang memastikan air bersih dapat diakses dengan mudah dan berkelanjutan.
Kepala Desa Saing Prupuk, Jamadi, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan oleh PLN. Menurutnya, infrastruktur air bersih ini sangat penting bagi kehidupan masyarakat. “Air bersih adalah kebutuhan dasar, dan dengan adanya fasilitas ini, masyarakat tidak perlu khawatir lagi kesulitan air di musim kemarau. Alhamdulillah, tidak hanya rumah yang dialiri, tapi juga sekolah dan musholla ikut mendapatkan manfaat air bersih,” ungkap Jamadi dengan penuh syukur.
Di kesempatan terpisah, General Manager PLN UIP KLT, Raja Muda Siregar, menjelaskan bahwa program TJSL ini merupakan bagian dari inisiatif Desa Berdaya, yang mengintegrasikan tiga pilar utama: sosial, lingkungan, dan ekonomi. “Dengan menyediakan infrastruktur distribusi air bersih, kami tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial,” tuturnya.
Selama ini, masyarakat Desa Saing Prupuk harus merogoh kocek hingga Rp 1,2 juta per bulan untuk membeli air bersih saat musim kemarau. Beban biaya tersebut cukup memberatkan, terutama untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, cuci, dan memasak. Melalui program TJSL Desa Berdaya ini, PLN membantu menekan biaya operasional rumah tangga, sehingga dana yang sebelumnya dialokasikan untuk pembelian air dapat digunakan untuk keperluan lainnya.
“Dengan adanya akses air bersih ini, diharapkan masyarakat dapat lebih produktif dan lebih sejahtera. Kami ingin memastikan bahwa apa yang kami lakukan membawa dampak positif, baik dari sisi kesehatan, lingkungan, maupun ekonomi,” tambah Raja.
Penyediaan akses air bersih ini tidak hanya bermanfaat dari segi kesehatan, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi desa. Lebih banyak waktu dan sumber daya dapat dialokasikan untuk kegiatan produktif lainnya, sehingga mendorong pembangunan berkelanjutan di Desa Saing Prupuk.
Ke depan, PLN UIP KLT berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program serupa di berbagai wilayah operasionalnya. Program-program ini mencakup peningkatan akses infrastruktur dasar, pemberdayaan masyarakat, serta pelestarian lingkungan, yang semuanya bertujuan untuk mewujudkan keseimbangan antara kebutuhan energi dan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui Program TJSL Desa Berdaya ini, kami tidak hanya memenuhi tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga turut serta dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia. PLN ingin memastikan bahwa keberadaan kami dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” tutup Raja Muda Siregar.
Sumber: PLN UIP Kalimantan Bagian Timur
BACA JUGA