Polri Selidiki Penyerangan Brutal KKB di Yahukimo, Olah TKP dan Evakuasi Korban Dilakukan

Gerbangkaltim.com, Yahukimo – Polri melalui Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz 2025 melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan evakuasi korban pasca-serangan brutal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap guru honorer dan tenaga kesehatan di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo. Serangan ini juga disertai pembakaran fasilitas publik, menambah panjang daftar kekerasan di wilayah tersebut.
Olah TKP di Tiga Lokasi, Polisi Kumpulkan Bukti dan Saksi
Proses olah TKP dilakukan di tiga titik utama, yakni:
📍 Perumahan Guru SD Advent Anggruk – tempat kediaman korban yang diserang dan dibakar.
📍 Gedung RS Efata Anggruk – lokasi tempat para korban dirawat dan proses evakuasi dilakukan.
📍 Kompleks Sekolah – tujuh ruang kelas dirusak, peralatan belajar dihancurkan.
Tim gabungan juga berhasil mengevakuasi korban luka dan korban meninggal dunia ke RS Efata sebelum akhirnya dibawa ke Dekai, Yahukimo untuk perawatan lebih lanjut.
“Olah TKP ini merupakan bagian dari Scientific Crime Investigation untuk mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi, sehingga kita bisa mengungkap siapa pelaku serta bagaimana kronologi kejadian,” ujar Kaops Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, didampingi Wakaops Kombes Pol Adarma Sinaga.
Serangan Selama Dua Hari, Satu Guru Tewas Secara Sadis
Dari hasil penyelidikan awal, serangan terjadi dalam dua hari berturut-turut, yakni Jumat (21/3) dan Sabtu (22/3). Sekitar 15 anggota KKB menyerang dengan senjata tajam, membakar dua rumah dinas guru, merusak tujuh ruang kelas, serta menganiaya beberapa korban.
Seorang guru honorer, Rosalia Rerek Sogen, ditemukan tewas dengan luka mengenaskan:
🟥 Luka robek di leher
🟥 Luka tusuk di pinggang
🟥 Patah tulang terbuka di tangan
Selain korban meninggal, tujuh orang lainnya mengalami luka berat dan ringan akibat penganiayaan menggunakan senjata tajam.
Polri: Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu liar yang dapat memperburuk situasi.
“Kami meminta warga tetap tenang dan segera melapor jika memiliki informasi terkait keberadaan para pelaku. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi aman dan kondusif,” tegas Kombes Yusuf.
Dalam olah TKP, tim gabungan menemukan sejumlah barang bukti yang kini dalam proses pemeriksaan forensik:
✔️ Serpihan kaca dan material bangunan hangus
✔️ Parang dan pisau terbakar
✔️ Barang pribadi korban yang rusak akibat serangan
Polri Perketat Pengamanan, Buru Pelaku KKB
Saat ini, aparat Ops Damai Cartenz terus meningkatkan penjagaan dan pemantauan intensif di Distrik Anggruk, guna mengantisipasi kemungkinan serangan lanjutan. Polri berkomitmen menjaga keamanan masyarakat Papua dari aksi-aksi kekerasan yang mengancam stabilitas daerah.
Sumber: Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz 2025
BACA JUGA